Dreaming in حلالا way. . .

Halaman

Cari Blog Ini

Apa sih artinya?

Tampilkan postingan dengan label Me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Me. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Juni 2019

Dare to Dream: Pengalaman Mendaftar CPNS 2018 (Registrasi dan SKD) Part 1



Bismillah . Assalamualaykum wr wb. 

Alhamdulillah setelah sekian purnama tidak mengisi blog ini. Akhirnya saya datang dengan pengalaman baru yang semoga bisa bermanfaat buat teman-teman semua. Kali ini saya akan menceritakan sedikit pengalaman mengikuti tes CPNS tahun 2018 sebagai ASN di kementerian pendidikan dan kebudayaan karena study background saya adalah S1-Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Sudah bisa ditebak kan? Ya, saya mendaftar pada formasi Guru Kelas Ahli Pertama.  Mungkin sistemnya juga hampir sama dengan formasi di bidang lain. Selamat membaca :D

Pembukaan formasi CPNS tahun 2018 sekitar dilaksanakan pada bulan September. Sepertinya untuk tahun ini akan dibuka di bulan yang sama. Tes CPNS menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test), dimana semua pelaksanaan berbasis komputer dan hasilnya akan langsung diketahui saat itu juga. Bagi saya lebih menguntungkan, karena kita tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk melingkari jawaban di LJK seperti tahun-tahun sebelumnya. 

Sebelum mendaftar, kita perlu membuat akun terlebih dahulu kemudian mengupload Berkas-berkas yang diperlukan diantaranya :
1.               1.    KTP
2.      Ijazah dan Transkip Nilai yang telah dilegalisir
3.      Surat keterangan akreditasi dari BAN PT.
4.      Pas foto terbaru ukuran 4x6 cm sebanyak 4 lembar - latar belakang merah.
5.      Surat lamaran
(Mohon maaf jika ada kekurangan berkas, karena saya lupa  hehe)

Semua berkas itu discan kemudian diupload di akun sscn.bkn.g.oid, untuk cara detailnya silahkan buka website itu ya, insyaAllah sudah lengkap alurnya. Oh ya, hati-hati dalam mengupload persyaratannya, sebagai contoh: transkip nilai seperti apa yang dibutuhkan instansi? Jika teman-teman ada yang belum menerima transkip nilai asli, apakah boleh menggunakan transkip nilai pengganti terlebih dahulu? Pernah juga ada yang salah mengupload foto atau kesalahan menulis instansi di surat lamaran. Detail-detail seperti ini juga perlu diperhatikan karena akan berpengaruh terhadap kelulusan administrasi. Kan sayang, jika sudah mempersiapkan sebaik mungkin, ternyata ada kesalahan yan menyebabkan gagal di seleksi administrasi . Biasanya tim BKN membuka FAQ (Frequently Asked Question) yang bisa kalian buka di sscn.bkn.go.id juga. Budayakan baca dulu sebelum bertanya ya. :D

Setelah registrasi dilakukan, kita akan memilih formasi atau instansi kerja yang kita tuju. Formasi ini disesuaikan dengan study background masing-masing pendaftar. CPNS 2018 membuka beberapa formasi dari bidang kesehatan, pendidikan, teknis, ekonomi, pertanian, dan masih banyak lagi. Jadi teman-teman harus update formasi yang sedang dibuka. Formasi pendidikan dan kesehatan membuka lowongan paling banyak di pemerintah pusat maupun daerah untuk tahun ini.

Kebetulan saya mendaftar formasi bidang pendidikan di pemerintah daerah. Ada hal menarik pada pembukaan CPNS tahun ini, kita bisa memantau jumlah pendaftar setiap formasi melalui website sscn.bkn.go.id. Jika tahun-tahun sebelumnya CPNS yang akan mendaftar akan ditempatkan sesuai keputusan pemerintah, kali ini pendaftar sendirilah yang memilih formasi dan unit kerja yang diinginkan. Lebih enak kan? Dengan kesempatan seperti itu, saya pun memilih unit kerja terdekat di kabupaten saya sendiri.

Dalam pemilihan formasi ada baiknya kita melihat peluang dan kuota yang tersedia. Hal ini akan mempengaruhi peluang lolos kita, contohnya ada 2 unit kerja yang kita tuju yaitu SD X dan SD Y. SD X memiliki pendaftar 10 dan SD Y memiliki pendaftar 2. Tentu kita lebih memilih SD Y bukan? Karena persaingannya hanya 1:2 . Namun, sesuai pengalaman kemarin, setelah mendaftar di website sscn, nama kita tidak otomatis terinput di dalam  unit kerja yang kita inginkan. Butuh waktu 2x24 jam untuk menambahkan kita sebagai kuota pendaftar di sana. Jadi jangan menunggu terlalu lama, bisa jadi SD Y sekarang baru 2 orang, mungkin 3 hari lagi sudah bertambah menjadi 15 orang, sedangkan SD X masih 10 orang karena sebelum nya sudah dianggap memiliki banyak pendaftar.

Tahap registrasi ini juga memegang peran penting, ada baiknya kita masuk ke dalam grup yang berisi calon pendaftar CPNS. Di sana pasti kita mengetahui siapa saja yang akan mendaftar masing-masing unit kerja secara garis besar. Tidak semua pendaftar bisa masuk gurp itu, karena hanya berisi teman-teman dalam  lingkaran kita saja. Namun setidaknya bisa memberikan gambaran pada unit kerja mana yang sebaiknya kita masuki. 

Oh ya, untuk pendaftaran bidang pendidikan khususnya guru, ada sedikit perbedaan. Pemerintah memberikan nilai tambah pada pendaftar yang memiliki sertifikat pendidik dengan memberikan nilai maksimal pada SKB (tes setelah SKD) dengan syarat harus lolos SKD terlebih dahulu. Dengan begitu, saya menyarankan untuk tidak mendaftar instansi yang memiliki pendaftar bersertifikat pendidik. Bagaimana cara mengetahuinya? Yah. kita harus aktif bertanya pada teman-teman kita yang sudah pernah menempuh jalur PPG. Kira-kira instansi apa yang mereka tuju? Walaupun sebenarnya bisa jadi dalam tahap SKD kita lebih unggul dan lolos ke tahap SKB, tapi kita juga perlu mempertimbangkan jalur amannya, hehe. 

Jika PNS menjadi sasaran utama kalian berkarir menjadi guru, ada baiknya menempuh jalur PPG dahulu untuk memperbesar peluang lolos. Jangan malu bertanya pada kakak tingkat atau teman-teman yang sudah berpengalaman ikut PPG ini. Apalagi kemarin beberapa teman saya, setelah lulus kuliah mereka langsung mendaftar PPG dan PNS sekaligus dan lulus dua-duanya pula, paket lengkap kan? :D Tapi semua itu tergantung pilihan masing-masing orang. 

Pertimbangan lain adalah jenis formasi yang akan dipilih. CPNS 2018 membuka  formasi umum dan formasi khusus. Formasi khusus terdiri dari formasi Cumlaude, Penyandang Disabilitas, Putera Puteri Terbaik Papua, dan Diaspora.




Masing-masing formasi memiliki passing grade atau skor minimal tes yang harus dipenuhi sebagai berikut :




Kebetulan pada tahun 2018 kemarin, saya memilih formasi Cumlaude dengan pertimbangan bahwa persyaratan passing grade lebih mudah. Walaupun kelihatannya TIU lebih tinggi dari TIU di formasi umum, namun selisih 5 poin itu hanyalah skor untuk satu soal, jadi tidak menjadi masalah. Selain itu, tingkat kesulitan soalnya juga tidak jauh berbeda dan TWK serta TKP tidak berlaku passing grade, sehingga selama tes kita hanya perlu fokus pada TIU. Namun bukan berarti mengabaikan yang lain, karena nilai komulatif tetap sama dengan formasi umum yaitu minimal 298. Oh ya, pendaftar cumlaude harus berasal dari program studi dan universitas berakreditasi "A", maka dari itu berkas akreditasi yang diupload juga harus sesuai. Jangan lupa untuk selalu update info tentang CPNS ini, karena sedikit informasi akan bermanfaat bagi kedepannya. Jangan malas bertanya pada orang-orang yang sudah lulus CPNS juga, kalian bisa baca lewat blog-blog mereka atau bertanya langsung. Tips-tips dari mereka juga penting untuk dipelajari. Pokoknya usaha dulu :D

Setelah menentukan formasi dan berhasil mendaftar kita akan menunggu beberapa minggu sebelum pengumuman administrasi. Setelah ada pengumuman lolos administrasi dan melihat nama kita terpampang di sana, kita perlu bernapas lega. Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan tes SKD. Pada dasarnya tes SKD berisi 3 materi pokok :

1.      1.     Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), materi yang berkaitan adalah :
a.       Pancasila
b.      Bhinneka Tunggal Ika
c.       UUD 1945
d.      Tata Negara
e.       Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah
f.       Sejarah Indonesia
g.      Bahasa Indonesia
h.      Pengetahuan dan Wawasan Umum

2.      2.          Tes Intelegensi Umum
a.       Kemampuan Verbal
b.      Kemampuan Numerik
c.       Kemampuan Berpikir logis

3.    3.            Tes Karakteristik Pribadi
         Oh ya, tahun 2018 TKPlah yang paling banyak membuat pendaftar tidak berhasil melampaui   
         passing grade. Passing grade 143 dinilai terlalu tinggi, semoga tahun ini bisa diturunkan ya. 
         

Mungkin materi TKP yang kemarin saya terapkan ini bisa membantu teman-teman. Pilih jawaban yang lanngsung do action bukan wacana. Contohnya kalau ada nenek kesulitan menyebrang jalan, sedangkan banyak orang yang mengabaikan, apa yang kita lakukan? Jawaban kita adalah segera membantu nenek menyebrang jalan, bukan jawaban seperti : Seharusnya orang-orang di sekitar menaruh empati kepada nenek. Yah, kayak2 gitu lah. Banyak soal yang lupa hehe


Untuk detail materinya bisa searching sendiri ya atau bisa beli buku-buku tes masuk PNS yang pasti sudah bisa didapatkan di toko-toko buku terdekat. Saya pakai buku ini kemarin. Cukup membantu siih, walau sebenarnya sumber belajarnya nggak hanya dari buku. Saya juga download aplikasi di playstore dan mendapat rangkuman materi dari berbagai social media, seperti grup whatsapp dan facebook. Bisa dibilang, kalau mengadalkan buku saja juga tidak cukup. Jadi intinya  update teruss yak :D



Tes SKD berjumlah 100  soal pilihan ganda dengan waktu pengerjaan 90 menit. Dengan waktu yang sebegitu singkatnya, baiknya teman-teman fokus mengerjakan soal dengan mengesampingkan pikiran lainnya terlebih dahulu. Agar kita dapat mengerjakan soal dengan efektif, kita harus terbiasa untuk terus melatih diri dalam pengerjaan soal-soal sejenis. Teman-teman bisa belajar melalui buku atau soal-soal yang tersebar di internet.  Soal-soal yang diujikan terdiri dari ribuan paket sehingga bisa dipastikan jenis soal antara teman-teman akan berbeda. Oh ya, tes CPNS biasanya dilakukan setelah tes sekolah kedinasan lainnya. Kemungkinan tipe soal akan sedikit mirip dengan tes masuk sekolah kedinasan itu. Jadi akan lebih baik teman-teman bertanya dengan adik-adik SMA/SMK yang telah mengikuti tes CAT di sekolah kedinasan.

Setelah mengetahui tips trik tadi, langkah penting berikutnya adalah BELAJAR. Kalian pasti punya tipe-tipe belajar yang berbeda, ada yang belajar 1 tahun sebelumnya, 5 bulan sebelumnya, atau bisa dengan 1 minggu sebelumnya. Walaupun begitu, kita harus tetap mengusahakan yang terbaik. Berhubung masih ada 5 bulan sebelum pendaftaran CPNS 2019, persiapkan sebaik mungkin mulai dari sekarang, ALLAH melihat usaha-usaha hambaNya kan? 

Karena terkadang rizqi itu terbuka bukan karena kepintaran kita saja atau kemampuan kita menjawab soal-soal dengan benar. Mungkin ALLAH akan membuka jalan rizqi karena melihat usaha-usaha kita dan doa orang-orang di sekitar kita. Maka dari itu, jangan lupa untuk berdoa, perbanyak sedekah, dan minta restu orang tua serta orang-orang terdekat kita. Setelah itu, barulah kita berpasrah atas segala hasil dan takdirNya.

Akhirnya sampai di sini postingan kali ini, semoga bermanfaat :D
Postingan pendaftaran CPNS akan menyusul setelah ini :D


Senin, 26 Maret 2018

Jembatan Mimpi itu bernama SEA-Teacher



“Jangan lupakan mimpi-mimpi konon mereka tidak benar-benar pergi”

Hai, namaku Ingrid Elvina, mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang sekarang sedang berjuang menggarap tugas akhir untuk menyelesaikan studi S1 di Universitas Sebelas Maret. Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk mengikuti program SEA Teacher yang merupakan pertukaran mahasiswa bidang pendidikan di lingkup Asia Tenggara. Alhamdulillah, SEA Teacher menjadi salah satu jembatan mimpi saya untuk menginjakkan kaki ke luar negeri. Program ini berjalan selama 30 hari dan kebetulan saya ditempatkan di Filipina, tepatnya di West Visayas State University (WVSU) bertempat di Iloilo City, Filipina. SEA Teacher memberikan kesempatan bagi pesertanya untuk memiliki kesempatan mengajar di Negara lain sehingga kami mendapatkan banyak sekali pengetahuan, pengalaman, dan jaringan di negara tersebut, tepatnya di dunia pendidikan.
Saya tidak sendirian di sana, karena saya bertemu dengan teman-teman lain dari beberapa wilayah di Indonesia, mereka adalah Rosy dan Annely dari Universitas Negeri Lampung serta Fatimah dari Universitas Negeri Makassar. Saya dan teman-teman tinggal di salah satu boarding house yang terletak tak jauh dari kampus, hanya membutuhkan waktu 5 menit jika ingin pergi ke kampus dengan berjalan kaki.
Selama 30 hari ini, SEA Teacher memiliki beberapa jadwal yaitu minggu pertama untuk observasi di sekolah, minggu kedua untuk teaching assistant, minggu ketiga teaching practice dan minggu keempat sebagai evaluasi. Kali ini saya dan teman-teman mengajar di West Visayas State University Integrated Laboratory School, yang merupakan sekolah milik WVSU. Sekolah ini sudah cukup lengkap karena memiliki jenjang sekolah dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar, hingga Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Menurut saya, setiap kelas di sekolah ini memiliki fasilitas yang lengkap seperti ketersediaan LCD, papan tulis yang sangat panjang, media pembelajaran, air minum isi ulang, dan beberapa kipas angin di sudut-sudut ruangan.
Selama observasi, saya melihat banyak sekali hal-hal baru di sekolah. Hal yang paling mengejutkan adalah kefasihan anak-anak dalam berbahasa inggris. Pantas saja, ketika saya bertanya dengan salah satu dosen dan guru di sana, Filipina sangatlah akrab dengan budaya barat begitupun juga dengan bahasanya, sehingga tak heran anak usia TK pun sudah mahir berbahasa Inggris. Sekolah di WVSU Integrated Laboratory School dimulai dari pukul 07:00 sampai 16.30, sekolah ini menerapkan belajar seharian full, tetapi ada waktu istirahat selama satu jam pada siang hari, ya mungkin kalau di Indonesia bisa dikatakan full day school. Kebetulan saya mengajar Matematika di kelas 4, guru-guru di sini mengatakan bahwa mereka sangat ramai. Namun bagiku, tidak terlalu mengejutkan karena itulah anak-anak, selalu ceria dan terkadang hiperaktif, hehe. Sebenarnya yang mengejutkan adalah, rata-rata jumlah siswa dalam satu kelas mencapai lebih dari 40 bahkan 50. Fakta ini menjadi hal yang mendebarkan sekaligus menantang bagi saya untuk mengajar murid yang berjumlah 2x lipat dibanding sekolah di Indonesia.
Ketika saya sudah mulai mengajar, murid-murid di sini ternyata lebih mudah dikondisikan, karakternya baik, dan mudah sekali mengerti pelajaran walaupun mereka jarang sekali mencatat materi. Itulah sistem pendidikan yang saya kagumi di Filipina, mereka lebih menekankan pada aktivitas anak yang lebih suka bermain sambil belajar dan tanpa tekanan tugas ataupun PR yang terlalu berat. Selain itu, pengajaran guru juga didominasi pada penggunaan media pembelajaran seperti kertas karton, gambar-gambar, dan media konkret lainnya. Menurut guru pamong saya, mengajar dengan menuliskan materi di papan tulis akan membuat anak menjadi lebih bosan dan membuat pembelajaran tidak bermakna.  Selain itu, saya juga dihimbau untuk tidak terlalu banyak menjelaskan dan membiarkan murid-murid tersebut mencari sendiri materi yang diajarkan melalui pemberian aktivitas-aktivitas yang berorientasi pada siswa.
Maka dari itu, saya mengubah seluruh teknis mengajar yang biasa saya terapkan di Indonesia sesuai sistem di sekolah ini. Hal ini menjadi sebuah wawasan ilmu dan pengalaman yang berharga bagi saya.  Walaupun murid di sini sudah mahir berbahasa Inggris, tapi saya sering menemui kendala tentang kesalahpahaman bahasa selama berinteraksi dengan mereka, hal ini disebabkan perbedaan aksen bahasa Inggris antara Filipina dan Indonesia. Namun, hal itu bukanlah sebuah masalah yang besar, karena selama mengajar saya selalu didampingi oleh guru pamong dan mahasiswa yang praktik mengajar lainnya.
Selain berinteraksi dengan siswa, saya juga banyak berbincang dengan mahasiswa yang sedang melaksanakan praktik mengajar dari WVSU. Mereka juga sering membantu saya menyusun rencana pembelajaran dan pembuatan media untuk mengajar. Mereka sangat ramah dan baik hati, kami sering bertukar informasi tentang fakta-fakta antara Filipina dan Indonesia, serta berbagai masalah di dunia pendidikan antara dua negara tersebut.
Selain mengajar, peserta SEA Teacher juga berkesempatan menghadiri beberapa festival dan mengunjungi beberapa tempat wisata di Iloilo City, Filipina. Kami menghadiri Dinagiyang Festival di minggu pertama bersama koordinator dan beberapa dosen WVSU. Festival ini merupakan festival budaya sekaligus keagamaan di Iloilo dan menampilkan tarian-tarian yang ditarikan oleh puluhan orang. Setelah itu kami juga diajak menginap selama satu malam di salah satu rumah professor WVSU yang baik hati, bernama Mom Angie. Kami pun diajak ke Fishworld, Garinfarm dan beberapa wisata gereja tua. Di minggu ketiga kami diajak berwisata di pulau Guimaras seharian. Guimaras terletak di lain pulau dengan Iloilo dan harus ditempuh menggunakan perahu. Guimaras adalah pulau yang indah dan merupakan pulau penghasil mangga termanis se Filipina, sayang sekali mangga Guimaras belum berbuah ketika kami mengunjunginya. Kami sangat bahagia bisa menghabiskan waktu di tempat-tempat indah tersebut bersama orang-orang yang baik hati seperti mereka.
Pada akhirnya selama apapun pertemuan pasti akan berakhir dengan perpisahan. Walaupun tidak ada acara yang resmi dari WVSU sebagai acara penutup, tapi mereka memberikan kesempatan kepada kami untuk lebih dekat dengan murid-murid di kelas. Kami diberikan sebuah acara perpisahan di kelas bersama murid kelas 4. Mereka menampilkan beberapa tarian dan bernyanyi bersama, di akhir acara kami memberikan pidato singkat tentang kesan selama di WVSU. Selain itu, di luar pengetahuan dan pemberitahuan sebelumnya, saya diberi kejutan perpisahan juga oleh teman-teman sesama mahasiswa praktik mengajar di sana. Hal itu sungguh sebuah hal yang tak terduga hingga membuat saya menangis terharu. Sungguh, saya tidak akan melupakan pengalaman hidup di Filipina dan semua kenangan yang tumbuh di dalamnya.
Terima kasih kepada pihak UNS yang telah memberikan kesempatan bagi saya untuk mengikuti exchange programme ini. Terima kasih telah mewujudkan impian saja melalui program SEA Teacher ini. Semoga saya bisa mengaplikasikan ilmu yang saya dapatkan demi kemajuan pendidikan di Indonesia. Aamiin.


Minggu, 25 Februari 2018

Dare to Dream



Bismillahirrohmanirrohim.
Assalamualaykum wr wb. 

Alhamdulillahirobbil ‘alamiin masih diberi kesempatan untuk menulis kembali dan mengisi postingan blog yang sudah lama tidak terurus. Insyallah postingan kali ini menjadi salah satu postingan yang paling berkesan di antara banyak pengalaman hidupku. 

Sebenarnya bingung mau mulai darimana, Alhamdulillah bulan kemarin menjadi bulan yang indah bagiku dan teman-teman di beberapa prodi di FKIP. Salah satu impianku untuk pergi ke luar negeri terwujud, sungguhMaha Besar ALLAH. Tentunya tanpa pertolongan ALLAH, doa orang tua, dan teman-teman, aku tidak akan pernah mengenggam salah satu impian yang mungkin dianggap mustahil itu. 

Keinginan untuk ke luar negeri sebenarnya sudah muncul dari semester 3 dan Alhamdulillah baru terwujud di semester 8 haha, namun tak mengapa tentu ALLAH memberikan takdir ini pada waktu yang tepat. Sebelumnya, aku melewati banyak sekali kegalauan dan kebimbangan tentang impianku yang satu ini, terhitung perjalanan selama 5 semester menjadi saksi kegagalanku yang bertubi. Tetapi aku hanya memasrahkan segala keputusan dan hidupku kepada ALLAH semata. Hingga di akhir semester 6 menuju semester 7, aku berdoa lebih tekun dari biasanya. Aku juga tak mengerti mengapa aku begitu ingin menginjakkan kaki di Negara lain, ditambah waktuku sebagai mahasiswa yang sudah mulai berkurang. Semester 7 adalah semester terakhir bagi mahasiswa untuk mengambil mata kuliah sebelum menuju masa-masa skrispi. 

Pada waktu itu aku berpikir, mana mungkin aku memiliki kesempatan untuk pergi ke luar ngeri pada waktu genting seperti ini, saat tugas, PPL, ujian, dan proposal menumpuk menjadi kesibukan sehari-hari. Mana mungkin juga aku memiliki keinginan pergi ke luar negeri sebelum lulus sekaligus berkeinginan untuk lulus cepat? Bagaimana bisa kedua hal itu terwujud? Namun, lagi-lagi ALLAH menunjukkan kemudahannya, semester 7 memaksaku untuk bekerja lebih giat, mengerjakan skripsi di tengah-tengah kepadatan PPL dan tugas kuliah. Nikmat ALLAH lagi-lagi datang saat aku diumumkan menjadi salah satu peserta yang lolos mengikuti SEA TEACHER salah satu program pertukaran mahasiswa pendidikan untuk merasakan pengalaman mengajar di Negara lain dalam lingkup ASEAN. Untuk yang ingin tahu lebih kegiatankudi sana bisa akses diblog (ingridesu96.wordpress.com) Masyaallah, aku tak bisa menahan rasa senangku kala itu, sungguh aku percaya bahwa jika kita melibatkan ALLAH di setiap urusan, kesibukan, dan impian kita, tak ada kata mustahil.

Setelah pengumuman, tentu saja aku dan teman-teman mempersiapkan segala perlengkapan sebelum keberangkatan. Selalu ada hal yang dikorbankan jika kita akan memperjuangkan hal lain, ya aku percaya itu. Mau tidak mau, aku harus menunda pengerjaan skripsiku selama satu bulan exchange ke Filipina. Namun, hal itu sudah menjadi konsekuensi atas pilihan ini, toh ini merupakan kesempatan yang tidak akan datang lagi mengingat beberapa bulan lagi aku sudah melepas status sebagai mahasiswa. Selain itu, skripsi juga bisa dikerjakan dan harus dikerjakan setiap hari, kalau exchange tidak semua orang mendapatkan kesempatannya. Tentu saja sudah jelas pilihannya kan?

Jangan lupakan mimpi-mimpi, konon mereka tidak benar-benar pergi

Aku suka kata-kata ini, hampir saja aku memupus keinginan dan impianku untuk terbang ke luar negeri hanya karena ketidakmungkinanan dan prasangka-prasangka yang aku ciptakan sendiri, namun jika ALLAH menghendaki tentu saja tidak ada yang mustahil. Sungguh ALLAH maha baik kepada para hambaNya.

Bukan aku yang mampu tapi ALLAH lah yang memampukan dan bukan aku yang hebat tapi ALLAH lah yang menghebatkan

Alhamdulillah ketika pulang, kami diberi kesempatan untuk mampir di Malaysia dan mengunjungi beberapa tempat yang menjadi impianku sebelumnya, seperti petronas dan KL Tower. Walaupun KL Tower hanya terlihat dari kejauhan, tapi tidak masalah, karena aku dan teman-teman bisa mengabadikan momen-momen di menara Petronas. Masyaallah, berasa mimpi, hehe

Oh ya, kemarin ada adik-adik yang tanya tips dan triknya. Rasanya, aku masih belum pantas untuk membagi tips-trik tersebut, mengingat pencapaianku yang belum seberapa dan belum layak dijadikan inspirasi. Bagi adik-adik yang pengen merasakan exchange, silahkan cari informasi-informasi di social media. Kalian akan menemukan banyak sekali program exchange student bagi mahasiswa. Setelah itu, pahami persyaratannya, salah satu persyaratan yang menjadi momok adalah bahasa inggris. Ya, hampir semua syarat exchange student adalah memahami dan bisa berkomunikasi bahasa inggris dengan baik dan benar. Itulah yang menjadi hambatanku selama ini juga, hehe. Namun, jangan putus semangat, aku juga nggak terlalu bisa bahasa inggris lho, ya Cuma sedikit-sedikit, itupun nggak lancer. Jadi PD aja, kalau nunggu lancar bahasa inggris baru mau daftar exchange, kapan daftarnya? Pokoknya dicoba dulu. Tips lainnya yang tak kalah penting adalah cukup percaya dengan ketetapan ALLAH, bermimpilah namun jangan lupa berusaha dan berdoa, serta minta orang tua untuk merestui dan mendoakan mimpi-mimpi kalian. Jangan terlalu ambisius dan berharap, tugas kita hanya berusaha dan berdoa, untuk hasil bukanlah ranah kita lagi, ALLAH lah yang menentukan. Insyaallah apapun hasilnya, itulah yang menjadi berkah untuk kita. Toh keberhasilan kita bukan menjadi tanda bahwa kita menjadi orang paling beruntung, namun ridho ALLAH lah yang lebih kita harapkan. Jadi jangan mengukur kesuksesan dengan pencapaian dunia saja, karena ingatlah dunia hanya setetes air di lautan yang luas. 

Oh ya, pencapaian kita janganlah menjadi penghalang keimanan, tentunya harus menjadi penambah keimanan kita di sepanjang waktu. Apalah arti pencapaian dunia jika tidak membuat kita semakin mendekat kepadaNya. Hal itu juga berlaku dimanapun berada, termasuk di Negara orang. Filipina bukanlah Negara dengan penduduk mayoritas muslim, jadi sudah kebayang bagaimana kami bisa beradaptasi dengan kultur budaya dan agama yang berbeda kan? Emm, banyak sekali cerita yang mengesankan dan mengharukan di Negara tersebut, Insyaallah akan diposting pada kesempatan berikutnya. 

Terima kasih sudah membaca, semoga menginspirasi dan bermanfaat. Akhirnya.

Work Hard in the silence. Let’s success make the noise
 Do it! For the sake of ALLAH.