Dreaming in حلالا way. . .

Halaman

Cari Blog Ini

Apa sih artinya?

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Mei 2017

Memperkirakan `mu`


Seperti apa dirimu?
Aku tak sanggup lagi membayangkanmu berada di masa depanku.

Semakin ku melihat sosokmu,
Semakin diri ini menciut dalam gelap kalbu.

Ah. Rasanya, tak pantas lagi membayangkanmu,
Membersamaiku.

Apakah ini?

Bayangan – bayangan tentang indahnya rumah dan kehidupan denganmu,
Memudar seketika

Aku tak pantas lagi membayangkan sosokmu hadir melengkapi kehidupan yang kuidam-idamkan itu
Kehidupan yang aku harap menjadi awal tangga-tangga surga itu tercipta.

Aku yang semula membayangkanmu menjadi pemimpin dan pembimbingku,
Menyerah seketika

Karena sejatinya, aku tak pantas bersanding denganmu
Sama sekali tak pantas

Bisa-bisanya diri ini?
Berani-beraninya diriku membayangkan sejauh ini?

Sudahlah, bagaimana cara menghapusmu?
Tapi hingga sekarang pun tak bisa

Aku hanya bisa merelakanmu
Bersama bidadari-bidadari surga sesuai angan-anganmu

Bukankah pangeran surga sangatlah tepat bersanding dengan bidadari surga?

Memangnya siapa aku?
Bisa-bisanya memasang-masangkan aku dan kamu.

Selasa, 12 Mei 2015

Sinarnya


Aku melihatnya ,
Hati yang bening itu terpancar indah dari wajahnya.
Yaa, aku benar-benar melihatnya.
Sejatinya dia adalah orang yang lembut.
Sejatinya dia adalah orang yang ingin selalu membuat orang lain nyaman
Benar kan?

Aku benar-benar melihatnya
Di balik ketegasannya
Ada cahaya kelembutan yang terpancar jelas.

Ahh, aku mengaguminya,
Tapi, tentu bukan karena ingin memiliki.
Aku mengaguminya, mengapresiasi, sekaligus menghormatinya
Seseorang yang membawakan sinar kebahagiaan bagi orang lain
Seseorang yang sangat menginspirasiku selama ini

Siapa lagi kalau bukan dia?
Orang dengan sinar yang menenangkan itu.
Apakah mereka beranggapan sama?
Apa hanya aku?
Jikalau iya.
Maaf atas kekaguman ini, maaf jika ia mengusik dan mengganggumu.
Aku yakin mereka menangkap sinar yang sama pula, bukan?

-Walau keberadaanku akan menjadi bayangan yang menutupi sinarmu
-Aku harap keberadaanmu selalu dapat menyinari orang lain

Tidak ada kata selain “haru” yang bisa mewakili perasaanku saat ini
Tetaplah menjadi seperti itu
Tetaplah menjadi orang yang  menenangkan bagi orang lain
Orang yang membawa tawa dan kebahagiaan
Meski pun terkadang aku mengetahui raut sedih itu.
Tapi itulah kamu? Keceriaan akan mengalahkan segalanya
Terima kasih telah hadir di sini.
Terima kasih atas kekaguman semu ini.
Terima kasih atas segalanya


03.15 a.m, 18 April 2015
Sebuah ungkapan rasa yang tak mampu kuucapkan melalui lisan
Keep shining
Untukmu, Inspirasiku